Sabtu, 03 Agustus 2013

PENERAPAN ALGORITMA SAPA PADA JARINGAN AD-HOC UNTUK MENGIDENTIFIKASI KOMPUTER BERBASIS MAC ADDRESS

By : Chris Tri Widyarto
Supervisor : Hero Wintolo, Yuliani Indrianingsih

Abstract
Gelombang Wi-Fi lazim digunakan sebagai perantara hubungan dalam komunikasi di dalam jaringan wireless. Namun pemanfaatan gelombang Wi-Fi dapat digunakan selain untuk mendapatkan hubungan dalam jaringan, juga pengguna dapat mendeteksi dan mengidentifikasi perangkat lain dengan memanfaatkan gelombang Wi-Fi. Jaringan ad-hoc adalah jaringan yang dapat secara mandiri dibangun oleh perangkat komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows, dengan mengaktifkan ad-hoc maka perangkat tersebut telah memiliki sebuah identitas yaitu SSID, dengan mengaktifkan SSID ini maka perangkat dapat dideteksi oleh perangkat lain. Pengaktifan ad-hoc dilakukan dengan perintah netsh yang merupakan shell command dalam sistem operasi Windows 7. Sebuah identitas haruslah unik bagi tiap perangkat agar tidak terdapat identitas yang ganda, untuk memaksimalkan proses identifikasi. Memanfaatkan MAC address sebagai identitas yang dipakai, memungkinkan bagi perangkat untuk dapat dikenali secara unik. Selain MAC address profil perangkat ditambahkan ke dalam identitas perangkat untuk mempermudah identifikasi. Pengguna aplikasi Sapa dapat mengidentifikasi perangkat yang terdeteksi, dan mengenalinya sebagai perangkat milik rekan. Skema inilah yang menjadi konsep algoritma Sapa. Pengaktifan Aplikasi Sapa memungkinkan perangkat PC atau notebook dengan sistem operasi Windows 7 untuk dapat dideteksi dan terdeteksi oleh perangkat lain dengan sistem operasi Windows 7 dan Aplikasi Sapa yang aktif juga. Komunikasi yang terbentuk adalah komunikasi tidak langsung yang terjadi secara satu arah. Jangkauan pendeteksian dapat dilakukan hingga jarak 77 meter.

Kata kunci : ad-hoc, Wi-Fi, MAC Address, Netsh, Windows
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar